Slawi- Senin, 2 September 2019 sejumlah 10 sekolah mengikuti final LKJS tingkat SMP Kab. Tegal tahun 2019 . Kegiatan ini dilaksanakan di gedung dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kab. Tegal. Acara ini diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan dilanjutkan sambutan dari dewan juri. Dengan mengucapkan basmalah, kegiatan ini dibuka.
Setiap sekolah, mengirimkan 5 anggota tim redaksi untuk mempresentasikan hasil blog berita yang telah ditulis. Kegiatan ini merupakan tahap kedua dari LKJS tingkat SMP Kab. Tegal.
Sebelum tim redaksi mempresentasikan hasil blog beritanya, dewan juri memberikan challenge/tantangan kepada peserta LKJS untuk membuat berita tentang LKJS yang diberi waktu maksimal 15 menit dengan 200 karakter.
Peserta LKJS mengikuti final LKJS (foto:Rina)
Dewan juri
yang akan menilai pada final LKJS tahun ini berjumlah 3 orang salah satunya
adalah Dwi Ariadi yang merupakan wartawan dari Koran suara merdeka.
Balapulang – Senin,
20 Juli 2019 SMP Negeri Balapulang seperti biasanya melakukan upacara. Akan
tetapi pada hari itu ada yang berbeda, kami kedatangan tamu dari kakak-kakak
KKN Universitas Jenderal Soedirman Purwokerto atau yang dikenal dengan Unsoed.
Kemudian mereka mengumpulkan para ketua kelas dan wakilnya mulai dari kelas
tujuh hingga kelas sembilan, kemudian kami semua dibawa ke ruang keterampilan
untuk mendengarkan penyuluhan tentang penggunaan internet sehat.
KKN UNSOED beserta ketua kelas dan wakil ketua kelas sedang mendengarkan penyuluhan tentang penggunaan internet sehat ( foto:Rina)
Internet merupakan singkatan dari International Networking yang merupakan
jaringan yang bersifat global. Saat ini orang-orang menggunakan internet untuk
berbagai macam keperluan untuk beraktivitas sehari-hari. Internet merupakan
suatu teknologi yang dapat mendukung setiap orang untuk mencapai tujuannya baik
secara positif maupun negatif.
Hal-hal yang dapat digunakan untuk
bermain internet secara sehat tanpa kehilangan sisi positif internet
diantaranya; 1) Jangan mudah berbagi data pribadi kepada pihak yang baru
dikenal, 2) Jangan biarkan anak-anak dapat mengakses internet diluar pantauan
orang dewasa, dan batasi waktu, 3) Perlu adanya pendampingan orangtua bagi anak
dalam mengakses jejaring sosial dengan memberitahu situs yang baik dan tidak
baik. Sedangkan dampak negatif dari internet yaitu kecanduan internet, malas,
boros, bullying dan lain-lainnya.
Selain
penggunaan internet secara sehat, ditengah materi diberikan pengetahuan
mengenai pemilahan sampah. Sampah organik, sampah non organik dan memilah
sampah menjadi bahan yang memiliki nilai jual.
Penjelasan
di atas mengajak kita semua untuk dapat menggunakan internet secara sehat dan
tetap melakukan hal-hal positif saat melakukan akses ke jaringan tersebut,
karena hal itu merupakan perilaku yang baik. (Rina Maya Ningsih)
Balapulang
– Hari Raya Idul Adha identik dengan penyembelihan hewan qurban. Hal itu juga
dilaksanakan di SMP Negeri 2 Balapulang. Penyembelihan hewan qurban diawali
dengan upacara penyerahan hewan qurban dari komite sekolah kepada kepala
sekolah. Melalui takbir dan ucapan basmalah penyembelihan hewan qurban siap
dilaksanakan.
Ibu Kepala Sekolah Esperoba dan Komite (foto:Pipin)
Hewan
yang akan dikurbankan adalah seekor sapi. Sapi dibeli dari uang infak siswa SMP
Negeri 2 Balapulang. Penyembelihan hewan qurban diikuti oleh seluruh bapak dan
ibu guru serta siswa. Hewan kurban disembelih dengan diiringi gema takbir oleh siswa
SMP Negeri 2 Balapulang pada Senin, 12 Agustus 2019.
Siswa mengikuti penyembelihan hewan qurban
dengan khidmat. Walaupun ada sedikit kendala, tetapi penyembelihan hewan qurban
tetap berjalan. Hewan qurban yang sudah
disembelih akan dibersihkan dan dipilih dagingnya oleh anggota OSIS. Daging
kurban ini akan diberikan kepada siswa yang layak mendapatkan dan dibagikan
kepada warga sekitar. (Pipin Fatikah
Septiani)
Balapulang – Ratusan siswa baru SMP Negeri 2 Balapulang calon anggota
penggalang kembali mengikuti perkemahan sabtu minggu atau yang biasa dikenal
dengan PERSAMI. Kegiatan ini bertempat di sekolah tercinta SMP Negeri 2
Balapulang karena merupakan bagian dari program OSIS. Kegiatan ini dibuka
secara langsung oleh kepala SMP Negeri 2 Balapulang pada tanggal 3-4 Agustus
2019 dengan dibantu oleh DKP (Dewan Kerja Penggalang) dari kelas sembilan. DKP
(Dewan Kerja Penggalang) memberikan materi pramuka diantaranya sandi AN, sandi
kotak, sandi AZ, dll.
Kegiatan
ini dimulai dengan upacara pembukaan. Setelah itu, para calon anggota
penggalang mulai bekerja dengan menyusun pagar dengan bambu yang sudah dibawa
oleh para calon anggota penggalang. Kemudian mereka beristirahat sebentar untuk
ishoma dan dilanjut dengan kegiatan wide
game atau sering dikenal dengan sebutan mencari jejak. Dalam wide game terdapat beberapa pos yang
harus dilalui oleh para calon anggota penggalang. Diantaranya pos pertama
keagamaan, pos kedua tentang sandi (Semaphore,
Kotak, AZ atau AN), pos ketiga menyanyikan lagu (Indonesia Raya dan Hymne
Pramuka), pos keempat sejarah pramuka dunia dan pramuka Indonesia, pos kelima
ada Trisatya, Dasadharma dan Bumbung Kemanusiaan, pos keenam ada PBB, dan pos
terakhir adalah unjuk yel-yel tiap
kelompok.
Kegiatan wide game persami Esperoba 2019
Bukan
hanya itu saja, pada malam harinya acara dimeriahkan dengan adanya api unggun
dan pentas seni dari masing-masing kelas tujuh (calon anggota penggalang) dan
penampilan dari semua ekstrakurikuler yang ada di SMP Negeri 2 Balapulang.
Penampilan pentas seni antara lain menari, menyanyi, pembacaan puisi dengan
diiringi musik, hadroh, karate, dll. Setelah api unggun dan pentas seni
selesai, para calon anggota penggalang istirahat dan tidur karena dini hari
akan dilanjutkan dengan kegiatan renungan malam. Renungan malam merupakan acara
puncak dari kegiatan Persami ini.
Penyalaan api unggun (foto:alissya)
Pentas seni peserta Persami Esperoba
Pendidikan
formal di sekolah memang penting, akan tetapi pendidikan non formal juga tidak
kalah penting untuk membentuk karakter siswa baru. Kegiatan perkemahan ini
siswa baru akan mendapatkan pengalaman dan pembelajaran baru didalam hidupnya.
Disini mereka akan mendapatkan pelajaran yang tidak mereka dapat pada saat
pembelajaran di kelas.
Keesokan
harinya kegiatan Persami dilanjutkan dengan senam bersama sebelum upacara
penutupan sekaligus melantik pramuka siaga menjadi pramuka penggalang. Pada
perkemahan ini mereka dapat belajar bagaimana hidup secara mandiri, bekerja di
dalam tim, menghargai teman dan masih banyak lagi nilai-nilai pendidikan
karakter lainnya. (Alissya Aulia Putri)
Balapulang – Pengenalan lingkungan
sekolah atau yang dikenal dengan PLS yang diadakan setiap tahun ditujukan
kepada para siswa baru agar mereka dapat mengenali lebih dalam lingkungan
sekolah mereka yang baru. Kegiatan PLS ini dilaksanakan selama tiga hari, yaitu
Senin, 15 Juli 2019 hingga Rabu, 17 Juli 2019 yang dibuka langsung oleh kepala sekolah
SMP Negeri 2 Balapulang.
Kegiatan
PLS ini diisi oleh bapak dan ibu guru dan didampingi pengurus OSIS. Ibu Hj.
Ratminingsih, S.Pd, M.Pd selaku kepala sekolah juga turut serta memberikan
materi tentang pendidikan karakter. Beliau memberikan motivasi bagaimana cara
menjadi siswa yang baik dan berprestasi di bidang akademik maupun nonakademik
serta memberikan materi tentang tata tertib sekolah yang harus dipatuhi oleh
semua siswa. Selain kepala sekolah, bapak dan ibu guru juga memberikan
materi-materi lainnya.
Ibu Kepala Sekolah dan Pembina OSIS sedang memberikan materi kepada siswa baru (foto:Nazwa)
Kegiatan
berikutnya, para pengurus OSIS mengajak siswa baru untuk mengelilingi sekitar
sekolah agar mereka mengetahui ruangan-ruangan apa saja yang ada di SMP Negeri
2 Balapulang ini. Selanjutnya di akhir kegiatan PLS, para siswa baru diajak
berkumpul di lapangan belakang untuk diberikan materi PBB (Peraturan Baris
Berbaris) dilapangan belakang.
(Najwa Naila Firdiana).