Slawi- Senin, 2 September 2019 sejumlah 10 sekolah mengikuti final LKJS tingkat SMP Kab. Tegal tahun 2019 . Kegiatan ini dilaksanakan di gedung dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kab. Tegal. Acara ini diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan dilanjutkan sambutan dari dewan juri. Dengan mengucapkan basmalah, kegiatan ini dibuka.
Setiap sekolah, mengirimkan 5 anggota tim redaksi untuk mempresentasikan hasil blog berita yang telah ditulis. Kegiatan ini merupakan tahap kedua dari LKJS tingkat SMP Kab. Tegal.
Sebelum tim redaksi mempresentasikan hasil blog beritanya, dewan juri memberikan challenge/tantangan kepada peserta LKJS untuk membuat berita tentang LKJS yang diberi waktu maksimal 15 menit dengan 200 karakter.
Peserta LKJS mengikuti final LKJS (foto:Rina)
Dewan juri
yang akan menilai pada final LKJS tahun ini berjumlah 3 orang salah satunya
adalah Dwi Ariadi yang merupakan wartawan dari Koran suara merdeka.
Permainan tradisional adalah salah satu bagian dari ragam kebudayaan yang tumbuh di Indonesia. Sebelum gempuran perkembangan teknologi muncul, aneka permainan tradisional sempat mewarnai kehidupan anak-anak Indonesia. Kini permainan tradisional nyaris sudah mati tergeser oleh permainan gadget.
Untuk
menghidupkan kembali permainan
tradisional, OSIS SMP Negeri 2 Balapulang mengadakan perlombaan permainan
tradisional dalam rangka memperingati HUT RI ke 74. Lomba dilaksanakan hari
Senin, 12 Agustus 2019 dihalaman sekolah. Kegiatan lomba diikuti oleh
perwakilan masing-masing kelas. Adapun permainan yang dilombakan diantaranya:
Jaranan, Semprengan, Hulahup, Egrang, dan Bakiak. Masing-masing permainan
tersebut memiliki ciri dan tampilan yang berbeda namun tujuannya tetap sama
yaitu untuk memupuk kerjasama tim, melatih keseriusan dalam melakukan sesuatu
dan yang tak kalah pentingnya membuat suasana gembira.
Menurut Kepala SMP Negeri 2
Balapulang, Hj. Ratminingsih, S.Pd, M.Pd, permainan tradisional digelar dengan
tujuan agar anak-anak tidak melupakan permainan tradisional. Kemudian para
siswa dapat mengubah kebiasaan bermain hp dengan permainan tradisional.
Permainan jaranan misalnya melatih
keseragaman dalam gerakan dan kelincahan gerakan. Berbeda dengan permainan
egrang dan bakiak yang melatih keseimbangan gerak juga kecermatan. Sedangkan permainan
hulahup melatih konsentrasi dalam gerakan-gerakan yang indah secara terus
menerus.
Permainan tradisional di atas dalam
pelaksanaannya bisa dilakukan secara kelompok maupun individu. Dalam kelompok
itulah ada pembelajaran kebersamaan dan kekompakkan. Hal itu tentunya tidak ada
dalam permainan modern. Permainan tradisional tersebut kebanyakan dibuat dari
bahan-bahan yang berasal dari alam atau bahan-bahan yang sangat mudah
didapatkan. Misalkan egrang dibuat dari bambu, lari tongkat yang hanya
menggunakan kayu pada saat permainannya, dan Jaranan dibuat dari pelepah
pisang. (Priska Mauliya Putri)
Wakil ketua OSIS periode 2018/2019 yang sangat cantik ini
akan melaju menuju Jambore Daerah 2019
pada 26 -30 Agustus 2019. Naela biasa orang menyapa atau memanggilnya.Selain parasnya
yang cantik,baik, dia selalu menempati peringkat sepuluh besar paralel di kelasnya.
Si cantik Naela Kartika Putri lahir dari keluarga yang sederhana, bapaknya bernama M.Drajat bekerja sebagai pedagang dan ibunya yang bernama Khoridah hanya sebagai ibu rumah tangga. Dia anak pertama dari dua bersaudara. Naela memiliki satu adik yang bernama Galih.Naela bersama keluarganya tinggal di Cawitali-Bumijawa,lulusan dari SD N Cawitali 03, dan Naela juga mengawali pendidikanya di TK Handayani Cawitali Bumijawa.
Pemilik bintang Aries ini bersama tiga temannya, mengikuti seleksi Jambore Daerah sebagai perwakilan dari SMP N 2 Balapulang. Mereka melalui tes pada tanggal 24 Juni 2019, tetapi setelah melalui tes, hanya Naelalah yang lolos ke jambore tingkat daerah (Jamda) tersebut. Pada tes itu mereka diuji pemgetahuannya tentang pramuka.
‘’Saya dan teman saya diberi 50 soal tertulis dan ada kurang lebihnya 15 soal wawancara untuk mengetes pengetahuan kami,’’ ujar Naela.
‘’Dan Alhamdulillah saya dapat menjawab semua pertanyaan dengan benar,’’tambahnya.
Naela, pihak sekolah , dan keluarganya merasa sangat bangga karena Naela adalah salah satu dari tiga puluh dua siswa yang lolos ke Jamboree Daerah tersebut. Ia mengungkapkan bahwa 32 siswa tersebut terdiri dari 16 siswa putra dan 16 siswi putri.
Ibu Naela megungkapkan bahwa ini pertama kalinnya Naela berhasil mengikuti jambore hingga tingkat daerah.
“Ini pertama kalinya Naela mengikuti jambore seperti ini, makanya saya menyuruh Naela untuk menjaga kesehatanya, saya juga memberikan makanan yang bergizi untuk Naela,’’ kata ibu Naela dengan lemah lembutnya.
Wawancara dengan Ibu Naela (foto:Rina)
‘’Saya juga berharap Naela biasa melaju hingga jamboree nasional nantinya,’’ tegasnya.
Untuk menghadapi jamboree ini Naela pun telah mempersiapkan diri. Dia semakin tekun mempelajari materi –materi pramuka yang pernah dipelajarinya. Remaja yang suka makan nasi goreng ini pun menjelaskan bahwa dia mulai latihan bersama dengan peserta jambore lainnya di sanggar pramuka Slwai. Menurutnya, latihan akan berlangsung selama sepuluh hari yaitu setiap hari Sabtu dan Minggu, pada saat liburan sekolah dan hari Jumat setelah pulang sekolah.
Setiap berangkat latihan Naela kadang diantarkan oleh saudaranya, kadang , juga harus menggunakan kendaraan umum, dan pada saat pulang Naela tidak pernah dijemput, Naela selalu menggunakan kendaraan umum. Itu adalah salah satu perjuangan Naela untuk jambore tahun ini.
Untuk persiapan lainnya, Naela hanya menjaga kesehatannya dan selalu berdoa kepada Allah seperti apa yang diperintahkan oleh ibunya, katanya agar Naela selalu diberikan kemudahan saat jambore nanti.
Selain itu Naela bersama dengan 31 peserta yang lainnya melakukan persami di Sanggar Pramuka Slawi pada tanggal 3dan 4 Agustus sebagai gladi bersih setelah pulang sekolah. Kemudian, packing (beres-beres) pada tanggal 22-24 Agustus dan acara puncaknya atau tanggal berangakat jamborenya pada tanggal 26 sampai 31 Agustus yang akan di laksanakan di Blora.
Naela bercita-cita menjadi seorang dosen saat kami tanyakan tentang cita-citanya.
“Saya ingin menjadi seorang dosen yang berhasil suatu hari nanti,”ungkapnya sambil tersenyum.
Karena menurutnya menjadi seorang dosen itu keren dan suatu kebanggaan bagi dirinya dan keluarganya.
Dia juga sangat menyukai nasi goreng dan dia sangat suka menari saat kami tanyakan tentang makanan favoritnya dan hobinya.
“Makanan favorit saya adalah nasi goreng,karena menurut saya nasi goreng sangat khas dengan Indonesia apalagi nasi goreng buatan ibu saya,dan juga banyak sekali orang asing yang suka dengan nasi goreng,”ujarnya.
“Saya juga memiliki hobi menari, karena menari membuat saya menjadi senang,” tambahnya.
Siswi kelahiran 1 April 2005 ini juga mengungapkan bahwa dia memfavoritkan pelajaran matematika ,padahal teman-temannya kebanyakan malah kurang menyukai matematika.
Teman-teman, kami juga mewancarai salah satu teman terdekat Naela untuk mengetahui sedikit sifat Naela sehari-harinya yakni Afika. Afika mengungkapkan bahwa Naela adalah salah satu sahabat yang terbaik dalam hidupnya.
“Saya bersyukur bias berteman dengan Naela, Naela adalah sosok yang humble, humoris, dan kadang-kadang Naela bias menjadi seseorang yang sangat galak saat ia sedang marah, dia juga sangat suka berselfy seperti saya,” ungkapnya sambil tertawa.
Afika juga mengungkapkan bahwa dia sangat berharap Naela bisa meraih yang terbaik disana, saat kami tanyakan harapannya untuk Naela di jambore kali ini.
Teman-teman pembaca aksi esperoba , sebelum kami menutup wawancara kami dengan Naela, kami menyempatkan untuk bertanya kepada Naela tentang pesannya untuk teman-teman dan adik kelasnya.
“Semoga adik kelas dapat mengikuti jejak saya dalam bidang pramuka dan kalau bias lebih baik dari saya, dan juga saya berharap semoga teman-teman dapat menaati peraturan sekolah, menghormati guru, dan mengukir prestasi di bidang lainnya. Intinya kita semua hanya ingin apapun yang terbaik untuk Esperoba .”(PriskaMauliyaPutri).
Balapulang – Senin,
20 Juli 2019 SMP Negeri Balapulang seperti biasanya melakukan upacara. Akan
tetapi pada hari itu ada yang berbeda, kami kedatangan tamu dari kakak-kakak
KKN Universitas Jenderal Soedirman Purwokerto atau yang dikenal dengan Unsoed.
Kemudian mereka mengumpulkan para ketua kelas dan wakilnya mulai dari kelas
tujuh hingga kelas sembilan, kemudian kami semua dibawa ke ruang keterampilan
untuk mendengarkan penyuluhan tentang penggunaan internet sehat.
KKN UNSOED beserta ketua kelas dan wakil ketua kelas sedang mendengarkan penyuluhan tentang penggunaan internet sehat ( foto:Rina)
Internet merupakan singkatan dari International Networking yang merupakan
jaringan yang bersifat global. Saat ini orang-orang menggunakan internet untuk
berbagai macam keperluan untuk beraktivitas sehari-hari. Internet merupakan
suatu teknologi yang dapat mendukung setiap orang untuk mencapai tujuannya baik
secara positif maupun negatif.
Hal-hal yang dapat digunakan untuk
bermain internet secara sehat tanpa kehilangan sisi positif internet
diantaranya; 1) Jangan mudah berbagi data pribadi kepada pihak yang baru
dikenal, 2) Jangan biarkan anak-anak dapat mengakses internet diluar pantauan
orang dewasa, dan batasi waktu, 3) Perlu adanya pendampingan orangtua bagi anak
dalam mengakses jejaring sosial dengan memberitahu situs yang baik dan tidak
baik. Sedangkan dampak negatif dari internet yaitu kecanduan internet, malas,
boros, bullying dan lain-lainnya.
Selain
penggunaan internet secara sehat, ditengah materi diberikan pengetahuan
mengenai pemilahan sampah. Sampah organik, sampah non organik dan memilah
sampah menjadi bahan yang memiliki nilai jual.
Penjelasan
di atas mengajak kita semua untuk dapat menggunakan internet secara sehat dan
tetap melakukan hal-hal positif saat melakukan akses ke jaringan tersebut,
karena hal itu merupakan perilaku yang baik. (Rina Maya Ningsih)
Balapulang
– Hari Raya Idul Adha identik dengan penyembelihan hewan qurban. Hal itu juga
dilaksanakan di SMP Negeri 2 Balapulang. Penyembelihan hewan qurban diawali
dengan upacara penyerahan hewan qurban dari komite sekolah kepada kepala
sekolah. Melalui takbir dan ucapan basmalah penyembelihan hewan qurban siap
dilaksanakan.
Ibu Kepala Sekolah Esperoba dan Komite (foto:Pipin)
Hewan
yang akan dikurbankan adalah seekor sapi. Sapi dibeli dari uang infak siswa SMP
Negeri 2 Balapulang. Penyembelihan hewan qurban diikuti oleh seluruh bapak dan
ibu guru serta siswa. Hewan kurban disembelih dengan diiringi gema takbir oleh siswa
SMP Negeri 2 Balapulang pada Senin, 12 Agustus 2019.
Siswa mengikuti penyembelihan hewan qurban
dengan khidmat. Walaupun ada sedikit kendala, tetapi penyembelihan hewan qurban
tetap berjalan. Hewan qurban yang sudah
disembelih akan dibersihkan dan dipilih dagingnya oleh anggota OSIS. Daging
kurban ini akan diberikan kepada siswa yang layak mendapatkan dan dibagikan
kepada warga sekitar. (Pipin Fatikah
Septiani)
Penampilan merupakan hal yang sangat
diutamakan bagi setiap individu,khususnya penampilan wajah. Memiliki wajah yang
mulus dan bersih,merupakan dambaan bagi setiap pria maupun wanita. Wajah yang
bersih cantik tanpa noda wajah seperti jerawat,komedo dan flek hitam akan
menambah daya tarik tersendiri. Penampilan yang menarik tentunya dapat
meningkatkan percaya diri bagi individu khususnya kaum hawa. Akan tetapi
munculnya jerawat,komedo dan flek hitam pada wajah akan mengganggu kenyamanan
wanita dalam berpenampilan. Lalu bagaimana cara mengatasinya? Kebanyakan mereka
menggunakan bahan kosmetik yang berbahaya. Apakah dengan menggunakan bahan
kosmetik tersebut komedo dan flek hitam dapat hilang? Apa tidak ada efek
sampingnya?
Pada tulisan ini kami ingin berbagi
ilmu dan pengalaman kami kepada pembaca aksi esperoba tentang hasil penelitian
kami pada Lomba Penelitian Siswa Nasional tingkat Kabupaten Tegal. Semoga hasil
penelitian memberi manfaat bagi pembaca. Penelitan ini kami beri judul “Ekstrak
Pandan Wangi Sebagai Penghilang Komedo dan Flek Hitam”.
Berbagai cara telah dilakukan untuk
menghilangkan komedo dan flek hitam pada wajah. Salah satu cara yang dilakukan
adalah menggunakan kosmetik atau krim penghilang komedo dan flek hitam buatan
pabrik yang mengandung bahan-bahan kimia yang membahayakan bagi kesehatan kulit
wajah. Penggunaan kosmetik atau pembersih wajah sebenarnya bukan alternatif
yang baik karena bahan kimia yang dioleskan pada wajah akan tertimbun dikulit
sehingga akan menyebabkan iritasi. Padahal kita bisa memanfaatkan tanaman
sekitar yang dapa menghilangkan komedi dan flek hitam pada wajah. Diantaranya
adalah pandan wangi,jeruk nipis dan madu. Salah sau upaya peneliti adalah
meminimalkan pemakaian kosmetik atau pembersih buatan pabrik yaitu dengan
menciptakan pembersih wajah alami dari ekstrak daun pandan wangi (Pandanus amaryllifolius
Roxb),jeruk nipis dan madu untuk merawat kulit wajah tanpa efek samping dari
bahan-bahan kimia.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui
proses pembuatan ekstrak pandan wangi sebagai penghilang komedo dan flek hitam
pada wajah,mengetahui pengaruh penggunaan ekstrak pandan wangi sebagai
penghilang komedo dan flek hitam pada wajah. Penelitian ini dilakukan di SMP N
2 Balapulang Kanupaten Tegal,Jawa Tengah selama satu bulan,terhitung dari 15
Februari sampai 15 Maret 2019. Metode penelitian ini menggunakan jenis
penelitian Deskriptif
Kuantitatif dengan metode eksperimen. Teknik pengumpulan data yang
digumakan dalam proses penelitian siswa nasional ini adalah melalui studi literatur
(literatur reseach).
Pandan wangi merupakan jeis tumbuhan
yang dapat tumbuh di daerah tropis dan banyak ditanam di kebun atau di halaman.
Pandan wangi kadang tumbuh liar di tepi sungai,tepi rawa-rawa dan tempat-tempat
yang agak lembab. Pandan wangi juga dapat tumbuh di tempat subur dari daerah
pantai sampai daerah pada ketinggian 500 meter diatas permukaan laut. Jadi
mudah bagi masyarakat untuk menemukan pandan wangi. Pemanfaatan pandan wangi
selama ini terbatas pada pebuatan makanan,seperti sebagai pewarna dan pemberi
aroma pada makanan saja. Padahal pandan wangi memiliki aroma yang khas.
Adapun kandungan nutrisi dalam tanaman
pandan wangi antara lain adalah saponin,alkaloid,tanin,polifenol,plavanoid,dan
zat warna. Kemampuan sari pandan wangi dalam menghambat pertumbuhan kuman atau
bakteri karena dalam tanaman pandan wangi terdapat senyawa aktif
yaitu,saponin,alkaloid,serta flavonoid yang merupakan unsur anti kuman yang
merupakan unsur terbesar dari fenol. Fenol dan persenyawaannya dari fenolik merupakan
anti kuman yang kuat pada konsentrasi yang biasa digunakan (larutan air
1-2%),fenol dan derivatnya dapat menimbulkan denaturasi protein,dan fungsi
alkoloid itu sendiri dapat mengurangi infeksi mikroorganisme,saponin diketahui
memiliki sifat antimikroba,sedangkan flavonoid mampu merusak membran mikroba.
Proses pembuatan ekstrak pandan wangi
ini,ada dua macam cara untuk membuatnya yaitu ekstrak cair dan ekstrak kering.
Untuk membat ekstrak cair alat dan bahan yang diperlukan antara lain
blender,gunting dan pisau,gelas ukur 100 ml,gelas ukur 200
ml,corong,mangkok,saringan,botol,15 lembar daun pandan wangi,5 buah jeruk
nipis,25 ml madu,150 ml air steril. Alat dan bahan yang digunakan untuk membuat
ekstrak kering antara lain pisau,gunting,blender,saringan,ayak,alat pemeras
jeruk,gelas ukur,wadah/botol plastik,pengaduk,botol,mangkok,25 lembar daun
pandan wangi,5 buah jeruk nipis,25 ml madu,100 ml air steril.
Cara membuat ekstrak pandan wangi cair
adalahsiapkan 15 lembardaun pandan wangi lalu dibersihkan dengan air mengalir
kemudian dipotong-potong,dimasukkan ke dalam blender dan ditambah air steril
150 ml,lalu diblender. Setelah diblender kemudian disaring untuk mendapatkan
ekstrak pandan wangi kedalam wadah.
Selanjutnya siapkan 5 buah jeruk nipis kemudian diperas. Kemudian
perasan jeruk nipis disaring sehingga menghasilkan 25 ml air perasan jeruk
nipis yang bersih. Setelah itu,masukan air perasan jeruk nipis dan 25 ml madu
ke dalam wadah yang berisi ekstrak daun pandan wangi lalu diaduk hingga merata.
Kemudian ekstrak daun pandan wangi yang sudah jadi dimasukan kedalam botol dan
ditutup secepatnya,ekstrak daun pandan wangi ini digunakan 2 hari sekali selama
2 minggu.
Proses pembuatan ekstrak pandan wangi
kering antara lain siapkan 25 lembar daun pandan wangi lalu dibersihkan dengan
air mengalir kemudian dipotong-potong. Daun pandan yang sudah dipotong-potomg
kemudian dikeringkan/dijemur. Kemudian daun pandan yang sudah kering di blender
sampai halus,selanjutnya disaring atau diayak untuk mendapatkan sari/serbuk.
Setelah itu,siapkan 5 buah jeruk nipis kemudian diperas. Kemudian perasan jeruk
nipis disaring sehingga menghasilkan 25 ml air perasan jeruk nipis yang bersih.
Selanjutnya masukan air perasan jeruk nipis kedalam wadah yang berisi
sari/serbuk daun pandan wangi lalu tambahkan 25 ml madu dan 100 ml air steril
kemudian diaduk hingga rata. Kemudian ekstrak pandan wangi yang sudah jadi
dimasukan kedalam botol dan dan ditutup secepatnya,ekstrak daun pandan wangi
ini digunakan 2 hari sekali selama 2 minggu.
Berdasarkan hasil pengamatan
penelitian,ekstrak pandan wangi bermanfaat unruk menghilangkan komedo dan flek
hitam. Akan tetapi,yang harus diperhatikan supaya hasilnya maksimal adalah
memakai masker dari pandan wangi harus teratur dan rutin setiap 2 hari sekali
selama 2 minggu.
Bagaimana sekarang,mau mencoba masker
yang natural ini. Dijamin sehat dan murah.