Dimana kaki dipijakkan, akan kita temui sampai bertaburan. Entah itu sampah organik maupun non organik. Satu kegiatan yang sangat bermanfaat yaitu kreativitas siswa dalam membuat plastik bekas menjadi barang berharga. Siswa siswi SMP Negeri 2 Balapulang berhasil membuat karya yang bernama “Lukisan dari limbah plastik atau hiasan dinding”, dari kantong kresek. Pak Warjito selaku guru seni budaya memilih materi ini untuk anak-anak agar menjaga lingkungan. Karena limbah plastik dilingkungan sekitar kita itu banyak sekali dan salah satunya untuk mengurangi limbah plastik. Limbah plastik itu dimanfaatkan untuk menjadi karya seni yang ada nilai jualnya.

Ketika kita membuat suatu karya pasti harus memiliki manfaat. Manfaat dari karya lukisan tersebut adalah bisa untuk hiasan, bisa untuk mengungkapkan perasaan lewat gambar atau lukisan, mengungkapkan ide gagasan. Sedangkan manfaat bagi siswa siswi Esperoba dari karya itu untuk melatig mengembangkan daya kreativitas anak. Bahan yang digunakan juga bisa didapatkan dimana-mana, bisa ditemukan dengan mudah ditempat sampah atau didalam rumah sendiri karena setiap hari akan ada limbah plastik atau kresek yang tidak digunakan. Minimal lima plastik paling tidak atau bisa lebih dari itu.
Cara membuat lukisan dari limbah plastik, langkah pertama yaitu: kita harus membuat rancangan atau desain dengan menggunakan pensil. Langkah kedua: plastik dipotong-potong kemudian dililit menjadi semacam tali, kemudian tali-tali plastik itu ditempel menurut pola gambar.
Menurut Wardjito selaku guru seni Esperoba, hasil dari karya tersebut sudah cukup bagus. Anak-anak SMP Negeri 2 Balapulang memiliki daya kreativitas yang tinggi, terutama untuk membuat pigura. “Untuk anak-anak yang sudah membuat lukisan tersebut supaya bisa mengembangkan karya tersebut dan gaya kreativitas yang lain, karena di lingkungan ini banyak hal yang dapat digunakan untuk berkreasi dan mempunyai nilai jual yang tinggi”. Ujarnya.
Guru seni yang telah membimbing para siswa siswi SMP Negeri 2 Balapulang, yaitu Bapak Wardjito, S.Pd. Beliau lahir pada tanggal 9 September 1963. Istrinya bernama Sri Yuliasih. Beliau dikarunia 4 anak, hobinya selain menyukai karya seni adalah bermain musik. Beliau tinggal di desa Balapulang kulon di depan SMPN 1 Balapulang sebelah utara lapangan.
(Asya Rizki Susanti, Tiara Heni Indriyani, Zaskia Nur Azahra)

Tinggalkan komentar