Penyembelihan Hewan Qurban di SMP Negeri 2 Balapulang

Balapulang – Hari Raya Idul Adha identik dengan penyembelihan hewan qurban. Hal itu juga dilaksanakan di SMP Negeri 2 Balapulang. Penyembelihan hewan qurban diawali dengan upacara penyerahan hewan qurban dari komite sekolah kepada kepala sekolah. Melalui takbir dan ucapan basmalah penyembelihan hewan qurban siap dilaksanakan.

Ibu Kepala Sekolah Esperoba dan Komite (foto:Pipin)

            Hewan yang akan dikurbankan adalah seekor sapi. Sapi dibeli dari uang infak siswa SMP Negeri 2 Balapulang. Penyembelihan hewan qurban diikuti oleh seluruh bapak dan ibu guru serta siswa. Hewan kurban disembelih dengan diiringi gema takbir oleh siswa SMP Negeri 2 Balapulang pada Senin, 12 Agustus 2019.

      Siswa mengikuti penyembelihan hewan qurban dengan khidmat. Walaupun ada sedikit kendala, tetapi penyembelihan hewan qurban  tetap berjalan. Hewan qurban yang sudah disembelih akan dibersihkan dan dipilih dagingnya oleh anggota OSIS. Daging kurban ini akan diberikan kepada siswa yang layak mendapatkan dan dibagikan kepada warga sekitar. (Pipin Fatikah Septiani)

Pandan Wangi Bisa Menghilangkan Komedo

Penampilan merupakan hal yang sangat diutamakan bagi setiap individu,khususnya penampilan wajah. Memiliki wajah yang mulus dan bersih,merupakan dambaan bagi setiap pria maupun wanita. Wajah yang bersih cantik tanpa noda wajah seperti jerawat,komedo dan flek hitam akan menambah daya tarik tersendiri. Penampilan yang menarik tentunya dapat meningkatkan percaya diri bagi individu khususnya kaum hawa. Akan tetapi munculnya jerawat,komedo dan flek hitam pada wajah akan mengganggu kenyamanan wanita dalam berpenampilan. Lalu bagaimana cara mengatasinya? Kebanyakan mereka menggunakan bahan kosmetik yang berbahaya. Apakah dengan menggunakan bahan kosmetik tersebut komedo dan flek hitam dapat hilang? Apa tidak ada efek sampingnya?

          Pada tulisan ini kami ingin berbagi ilmu dan pengalaman kami kepada pembaca aksi esperoba tentang hasil penelitian kami pada Lomba Penelitian Siswa Nasional tingkat Kabupaten Tegal. Semoga hasil penelitian memberi manfaat bagi pembaca. Penelitan ini kami beri judul “Ekstrak Pandan Wangi Sebagai Penghilang Komedo dan Flek Hitam”.

          Berbagai cara telah dilakukan untuk menghilangkan komedo dan flek hitam pada wajah. Salah satu cara yang dilakukan adalah menggunakan kosmetik atau krim penghilang komedo dan flek hitam buatan pabrik yang mengandung bahan-bahan kimia yang membahayakan bagi kesehatan kulit wajah. Penggunaan kosmetik atau pembersih wajah sebenarnya bukan alternatif yang baik karena bahan kimia yang dioleskan pada wajah akan tertimbun dikulit sehingga akan menyebabkan iritasi. Padahal kita bisa memanfaatkan tanaman sekitar yang dapa menghilangkan komedi dan flek hitam pada wajah. Diantaranya adalah pandan wangi,jeruk nipis dan madu. Salah sau upaya peneliti adalah meminimalkan pemakaian kosmetik atau pembersih buatan pabrik yaitu dengan menciptakan pembersih wajah alami dari ekstrak daun pandan wangi (Pandanus amaryllifolius Roxb),jeruk nipis dan madu untuk merawat kulit wajah tanpa efek samping dari bahan-bahan kimia.

          Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui proses pembuatan ekstrak pandan wangi sebagai penghilang komedo dan flek hitam pada wajah,mengetahui pengaruh penggunaan ekstrak pandan wangi sebagai penghilang komedo dan flek hitam pada wajah. Penelitian ini dilakukan di SMP N 2 Balapulang Kanupaten Tegal,Jawa Tengah selama satu bulan,terhitung dari 15 Februari sampai 15 Maret 2019. Metode penelitian ini menggunakan jenis penelitian Deskriptif Kuantitatif dengan metode eksperimen. Teknik pengumpulan data yang digumakan dalam proses penelitian siswa nasional ini adalah melalui studi literatur (literatur reseach).

          Pandan wangi merupakan jeis tumbuhan yang dapat tumbuh di daerah tropis dan banyak ditanam di kebun atau di halaman. Pandan wangi kadang tumbuh liar di tepi sungai,tepi rawa-rawa dan tempat-tempat yang agak lembab. Pandan wangi juga dapat tumbuh di tempat subur dari daerah pantai sampai daerah pada ketinggian 500 meter diatas permukaan laut. Jadi mudah bagi masyarakat untuk menemukan pandan wangi. Pemanfaatan pandan wangi selama ini terbatas pada pebuatan makanan,seperti sebagai pewarna dan pemberi aroma pada makanan saja. Padahal pandan wangi memiliki aroma yang khas.

          Adapun kandungan nutrisi dalam tanaman pandan wangi antara lain adalah saponin,alkaloid,tanin,polifenol,plavanoid,dan zat warna. Kemampuan sari pandan wangi dalam menghambat pertumbuhan kuman atau bakteri karena dalam tanaman pandan wangi terdapat senyawa aktif yaitu,saponin,alkaloid,serta flavonoid yang merupakan unsur anti kuman yang merupakan unsur terbesar dari fenol. Fenol dan persenyawaannya dari fenolik merupakan anti kuman yang kuat pada konsentrasi yang biasa digunakan (larutan air 1-2%),fenol dan derivatnya dapat menimbulkan denaturasi protein,dan fungsi alkoloid itu sendiri dapat mengurangi infeksi mikroorganisme,saponin diketahui memiliki sifat antimikroba,sedangkan flavonoid mampu merusak membran mikroba.

          Proses pembuatan ekstrak pandan wangi ini,ada dua macam cara untuk membuatnya yaitu ekstrak cair dan ekstrak kering. Untuk membat ekstrak cair alat dan bahan yang diperlukan antara lain blender,gunting dan pisau,gelas ukur 100 ml,gelas ukur 200 ml,corong,mangkok,saringan,botol,15 lembar daun pandan wangi,5 buah jeruk nipis,25 ml madu,150 ml air steril. Alat dan bahan yang digunakan untuk membuat ekstrak kering antara lain pisau,gunting,blender,saringan,ayak,alat pemeras jeruk,gelas ukur,wadah/botol plastik,pengaduk,botol,mangkok,25 lembar daun pandan wangi,5 buah jeruk nipis,25 ml madu,100 ml air steril.

          Cara membuat ekstrak pandan wangi cair adalahsiapkan 15 lembardaun pandan wangi lalu dibersihkan dengan air mengalir kemudian dipotong-potong,dimasukkan ke dalam blender dan ditambah air steril 150 ml,lalu diblender. Setelah diblender kemudian disaring untuk mendapatkan ekstrak pandan wangi kedalam wadah.  Selanjutnya siapkan 5 buah jeruk nipis kemudian diperas. Kemudian perasan jeruk nipis disaring sehingga menghasilkan 25 ml air perasan jeruk nipis yang bersih. Setelah itu,masukan air perasan jeruk nipis dan 25 ml madu ke dalam wadah yang berisi ekstrak daun pandan wangi lalu diaduk hingga merata. Kemudian ekstrak daun pandan wangi yang sudah jadi dimasukan kedalam botol dan ditutup secepatnya,ekstrak daun pandan wangi ini digunakan 2 hari sekali selama 2 minggu.

          Proses pembuatan ekstrak pandan wangi kering antara lain siapkan 25 lembar daun pandan wangi lalu dibersihkan dengan air mengalir kemudian dipotong-potong. Daun pandan yang sudah dipotong-potomg kemudian dikeringkan/dijemur. Kemudian daun pandan yang sudah kering di blender sampai halus,selanjutnya disaring atau diayak untuk mendapatkan sari/serbuk. Setelah itu,siapkan 5 buah jeruk nipis kemudian diperas. Kemudian perasan jeruk nipis disaring sehingga menghasilkan 25 ml air perasan jeruk nipis yang bersih. Selanjutnya masukan air perasan jeruk nipis kedalam wadah yang berisi sari/serbuk daun pandan wangi lalu tambahkan 25 ml madu dan 100 ml air steril kemudian diaduk hingga rata. Kemudian ekstrak pandan wangi yang sudah jadi dimasukan kedalam botol dan dan ditutup secepatnya,ekstrak daun pandan wangi ini digunakan 2 hari sekali selama 2 minggu.

          Berdasarkan hasil pengamatan penelitian,ekstrak pandan wangi bermanfaat unruk menghilangkan komedo dan flek hitam. Akan tetapi,yang harus diperhatikan supaya hasilnya maksimal adalah memakai masker dari pandan wangi harus teratur dan rutin setiap 2 hari sekali selama 2 minggu.

Bagaimana sekarang,mau mencoba masker yang natural ini. Dijamin sehat dan murah.

(Pipin Fatikah Septiani,Priska Mauliya Putri)

BINTARO AMPUH MENGUSIR TIKUS

Beberapa dari kita menganggap bintaro adalah nama salah daerah di kawasan Jakarta Selatan, maka sebenarnya nama bintaro sendiri berasal dari nama buah. Bintaro dengan nama latin Cerbera manghas adalah tumbuhan paya berupa pohon dengan ketinggian dapat mencapai 12m. Buah yang satu ini memang banyak tumbuh di daerah Bintaro, maka dari itu tak heran jika daerah tersebut disebut Bintaro. Berbeda dengan buah yang bisa dikonsumsi manusia, buah bintaro justru beracun jika dikonsumsi. Maka dari itu, buah yang satu ini banyak  dimanfaatkan oleh beberapa orang untuk mengusir tikus.

        Di SMP Negeri 2 Balapulang terdapat juga pohon/buah bintaro. Walaupun  demikian, warga SMP Negeri 2 Balapulang belum banyak yang mengetahui ampuhnya buah bintaro ini untuk mengusir tikus. Berikut 3 langkah mudah yang dapat dilakukan untuk mengusir tikus dengan buah bintaro ini.

Buah bintaro di Esperoba (foto:Agus)
  • Memilih buah bintaro muda
Diambil dari ( http://www.satuharapan.com/read-detail/read/bintaro-dari-penghalau-tikus-hingga-bahan-bakar )

Hal pertama yang perlu kamu lakukan adalah memilih buah bintaro yang masih muda dan belum layu. Lebih bagus lagi kamu menggunakan buah bintaro yang baru saja dipetik dari pohon, sehingga masih ada getahnya. Ciri buah bintaro yang masih muda adalah aromanya sangat menyengat. Bau racun yang dikeluarkan oleh bintaro yang masih muda tersebut akan sangat mengganggu indera penciuman tikus, sehingga tikus tak berani mendekat.

  • Letakkan buah bintaro di area rumah yang sering dihampiri tikus

Untuk mengusir tikus, kamu cukup meletakkan beberapa buah bintaro di tempat yang biasa dilewati tikus, seperti sudut-sudut ruangan, dapur, garasi. Bau menyengat dari buah bintaro akan membuat tikus tak mau mendekati atau melewati tempat yang sudah diletakkan buah bintaro.

  • Membakar buah bintaro

Langkah terakhir yang dapat kamu lakukan adalah membakar buah bintaro sebelum meletakannya di beberapa sudut rumah. Membakar buah bintaro dan mengasapi sarang tikus akan membuat binatang pengerat yang menyebalkan ini kabur. Caranya mudah, yaitu dengan membelah buah bintaro menjadi empat bagian kemudian keringkan di bawah sinar matahari. Setelah kering bakar buah bintaro itu dan kemudian asapi sarang tikus itu. Namun, asap beracun dari buah bintaro tersebut sangat berbahaya jika dihirup oleh manusia. Untuk itu kita gunakan masker atau pelindung supaya kita tidak menghirup asap tersebut.

          Nah, itulah 3 langkah mudah yang dapat kamu lakukan untuk mengusir tikus rumah dengan buah bintaro. Selamat mencoba! (Agus Susilo)

Barang Berharga di Tangan Kreatif Siswa ESPEROBA

Dimana kaki dipijakkan, akan kita temui sampai bertaburan. Entah itu sampah organik maupun non organik. Satu kegiatan yang sangat bermanfaat yaitu kreativitas siswa dalam membuat plastik bekas menjadi barang berharga.  Siswa siswi SMP Negeri 2 Balapulang berhasil membuat karya yang bernama “Lukisan dari limbah plastik atau hiasan dinding”, dari kantong kresek. Pak Warjito selaku guru seni budaya memilih materi ini untuk anak-anak agar menjaga lingkungan. Karena limbah plastik dilingkungan sekitar kita itu banyak sekali dan salah satunya untuk mengurangi limbah plastik. Limbah plastik itu dimanfaatkan untuk menjadi karya seni yang ada nilai jualnya.

Hiasan dinding dari limbah plastik (foto:Asya)

          Ketika kita membuat suatu karya pasti harus memiliki manfaat. Manfaat dari karya lukisan tersebut adalah bisa untuk hiasan, bisa untuk mengungkapkan perasaan lewat gambar atau lukisan, mengungkapkan ide gagasan. Sedangkan manfaat bagi siswa siswi Esperoba dari karya itu untuk melatig mengembangkan daya kreativitas anak. Bahan yang digunakan juga bisa didapatkan dimana-mana, bisa ditemukan dengan mudah ditempat sampah atau didalam rumah sendiri karena setiap hari akan ada limbah plastik atau kresek yang tidak digunakan. Minimal lima plastik paling tidak atau bisa lebih dari itu.

          Cara membuat lukisan dari limbah plastik, langkah pertama yaitu: kita harus membuat rancangan atau desain dengan menggunakan pensil. Langkah kedua: plastik dipotong-potong kemudian dililit menjadi semacam tali, kemudian tali-tali plastik itu ditempel menurut pola gambar.

          Menurut Wardjito selaku guru seni Esperoba, hasil dari karya tersebut sudah cukup bagus. Anak-anak SMP Negeri 2 Balapulang memiliki daya kreativitas yang tinggi, terutama untuk membuat pigura. “Untuk anak-anak yang sudah membuat lukisan tersebut supaya bisa mengembangkan karya tersebut dan gaya kreativitas yang lain, karena di lingkungan ini banyak hal yang dapat digunakan untuk berkreasi dan mempunyai nilai jual yang tinggi”. Ujarnya.

          Guru seni yang telah membimbing para siswa siswi SMP Negeri 2 Balapulang, yaitu Bapak Wardjito, S.Pd. Beliau lahir pada tanggal 9 September 1963. Istrinya bernama Sri Yuliasih. Beliau dikarunia 4 anak, hobinya selain menyukai karya seni adalah bermain musik. Beliau tinggal di desa Balapulang kulon di depan SMPN 1 Balapulang sebelah utara lapangan.

(Asya Rizki Susanti, Tiara Heni Indriyani, Zaskia Nur Azahra)

Pesona Keindahan Destinasi Wisata Bukit Rangkok

Apakah kamu tahu wisata Bukit Rangkok? Ya, Bukit Rangkok merupakan wisata  yang masih  hangat  di Kabupaten  Tegal. Bukit Rangkok merupakan bukit yang dulunya banyak burung Rangkok. Sebab perkembangan zaman burung Rangkok sudah mulai punah.  Sebelum di jadikan wisata, dulu bukit Rangkok dinamakan bukit Ancik atau Pengancikan. Bukit Rangkok kini dijadikan wisata untuk menjaga kelestarian alam, memberdayakan atau meningkatkan kesejahteraan ekonomi masyarakat, dengan adanya wisata secara umum  mengangkat derajat dan martabat desa Pagerwangi, mengurangi urbanisasi dari desa ke kota.

Wawancara dengan Kades Pagerwangi (foto:Pipin)

            Wisata Bukit Rangkok diresmikan oleh Bupati Tegal Dra.Hj.Umi Azizah pada hari Senin, 24 Juni 2019 bertempat di desa Pagerwangi RT 03 RW 01  Kecamatan Balapulang Kabupaten Tegal. Menurut Waluyo selaku Kepala Desa Pagerwangi, mengatakan bahwa batuan bukit Rangkok  itu unik dan tidak dimiliki oleh daerah-daerah lainnya. Selama ini Desa Pagerwangi akan mengkaji bukit Rangkok dengan mengedepankan kearifan lokal yaitu,  setiap orang bisa mengambil satu hikmah dari alam, bahwa alam bisa memberikan kebaikan dan manfaat ketika kita juga memanfaatkan pada alam .

            Wisata  Bukit Rangkok memiliki jalur pendakian atau Via Ferata ada single land atau jembatan besi yang dilewati oleh pengunjung dengan kemampuan dan keberanian yang tinggi, adapun skybet ataupun jembatan kayu dengan tantangan 20-25 meter untuk melewatinya. Ada beberapa bukit untuk spot selfie pada sore hari atau nama lainnya sunset. Pada puncak bukit Rangkok pengunjung dapat melihat desa-desa yang ada di kabupaten Tegal. Selain itu, disana juga terdapat outbond, tempat jajanan lokal, dan berbagai tanaman seperti petai, durian, dan jengkol.

            Dulu Bukit Rangkok tidak terawat, tetapi masih ada pengunjung yang datang walaupun tidak ada hal yang menarik di sana. Berbeda dengan saat ini setelah dibukanya wisata Via Ferata Bukit Rangkok  dengan fasilitas sudah terpenuhi walaupun belum semua yang datang ke bukit Rangkok  merasa senang. Sehingga jumlah pengunjung pada bulan kemarin mencapai sekitar 1.472 lebih. Adapun ciri khas bukit Rangkok ialah memiliki beberapa bentangan batu yang isinya batu breksit . Ada juga beberapa batu yang menonjol tapi kuat dan tidak dapat jatuh.

            Hadirnya wisata Bukit Rangkok ini dapat dijadikan potensi ekonomi desa dan juga dapat meningkatkan perekonomian masyarakat serta menciptakan lapangan pekerjaan untuk anak-anak muda. Selanjutnya  tempat wisata ini dapat menjadi pilihan masyarakat Kabupaten Tegal. (Agus Susilo).

Proklamasi Cinta Ala Dilan

Identitas Buku

Judul                      : Dilan: dia adalah Dilanku tahun 1990

Penulis                   : Pidi Baiq

Penerbit                 : DAR! MIZAN

Tahun Terbit           : 2014

Cetakan                 : ketujuh

Jumlah halaman      : 330

Diambil dari ( http://blokbojonegoro.com/2018/06/23/dilan-dia-adalah-dilanku-tahun-1990/ )

Novel karya Pidi Baiq ini sangat diminati oleh remaja sekarang. Novel ini juga sudah difilmkan dan telah ditonton oleh jutaan orang. Novel ini menceritakan kisah cinta Milea. Milea Adnan Husain adalah murid pindahan dari Jakarta ke Bandung. Pada pagi hari, saat Milea sedang berjalan menuju sekolahnya ada seorang peramal, dia berkata “Kamu Milea ya? Aku ramal kita akan bertemu di kantin”.  Milea hanya diam saja. Karena dia tidak mengenali peramal tersebut. Ternyata,ramalan peramal itu salah,karena Milea tidak ke kantin.

          Peramal itu selalu mengikuti Milea, sehingga Milea merasa risih sekaligus penasaran siapa nama  peramal itu. Milea mencari tahu kepada teman-temannya nama peramal itu. Ternyata nama peraal itu adalah Dilan. Pada pulang sekolah, saat Milea sedang menaiki angkot menuju rumahnya, Dilan mengikuti Milea dan berkata “Milea kamu cantik. Tapi aku belum mencintaimu.  Enggak tahu kalau sore. Tunggu aja”. Perkataan Dilan tersebut membuat muka Milea besemu dan jantungnya berdebar kencang, namun Milea ingat dengan Beni, pacarnya yang ada di Jakarta. Dilan mendekati Milea dengan cara yang unik. Dia memberi coklat lewat tukang pos. Pada saat Milea sakit, Dilan justru mendatangkan Bi Asih untuk memijit Milea yang sedang sakit.

        Pada saat Milea ulang tahun,Beni,pacar Milea menemui Milea yang ada di Bandung dengan membawa kue dan bunga. Milea senang karena Beni datang pada saat ulang tahunnya. Saat di sekolah, teman-teman Milea pun memberikan kejutan untuk Milea. Mereka membawa kue dan kado untuk Milea. Namun, ada satu orang yang belum mengucapkan selamat ulang tahum kepada Milea, yaitu Dilan. Milea berpikir mungkin Dilan tidak mengetahui bahwa hari ini adalah hari ulang tahunnya. Padahal Milea berharap Dilan adalah orang pertama yang mengucapakannya.

        Pikiran Milea tentang Dilan yang tidak mengetahui ulang tahunnya ternyata salah. Dilan justru memberi kado untuk Milea, yaitu Teka Teki Silang dan ada dilamnya ada ucapan dari Dilan “SELAMAT ULANG TAHUN MILEA. INI HADIAH UNTUKMU, CUMA TTS. TAPI SUDAH KUIISI SEMUA. AKU SAYANG KAMU. AKU TIDAK MAU KAMU PUSING KARENA HARUS MENGISINYA. DILAN”. Walaupun cuma TTS, tapi mampu membuat Milea senang.

        Lambat laun, Milea dan Dilan semakin akrab. Milea mengetahui beberapa hal tentang Dilan dari Wati, sepupu Dilan yang sekelas dengannya. Sekolah Milea terpilih untuk mengikuti lomba cerdas cermat di TVRI. Hanya beberapa siswa yang mengikuti lomba ini. Namun, siswa yang lain diperbolehkan ikut untuk mendukung siswa yang sedang lomba, salah satunya yaitu Milea.

        Milea dan Beni sudah berjanji untuk bertemu di TVRI. Milea yang bosan menunggu Beni yang tidak datang-datang akhirnya memutuskan untuk makan terlebih dahulu bersama Nandan dan Wati. Wati izin ke toilet sebentar, sehinga tinggal Milea dan Nandan. Pada saat itulah Beni datang dan marah melihat Milea makan bersama laki-laki lain. Beni tidak mau mendengarkan penjelasan Milea. Beni mengatakan bahwa Milea adalah wanita murahan dan pada saat itu hati Milea hancur. Akhirnya Milea mengakhiri hubungannya dengan Beni.

     Setelah berakhirnya hubungan Milea dengan Beni, lambat laun Milea dan Dilan semakin dekat. Dilan sering menelfon Milea. Milea sudah dekat dengan keluarga Dilan. Dilan pun sudah dekat dengan keluarga Milea. Akhirnya Dilan dan Milea berpacaran dengan proklamasi:”HARI INI DI BANDUNG,TANGGAL 22 DESEMBER 1990.DILAN DAN MILEA DENGAN PENUH PERASAAN TELAH RESMI BERPACARAN.HAL-HAL MENGENAI PENYEMPURNAAN DAN KEMESRAAN AKAN DISELENGGARAKAN DALAM TEMPO YANG SELAMA-LAMANYA”. Yang ditanda tangani oleh Dilan dan Milea.

          Bahasa yang digunakan dalam novel ini mudah dipahami. Dalam novel ini juga terdapat gambar-gambar sehingga tidak membosankan,misalnya gambar saat teman-teman Milea memberi kue dan kado saat Milea ulang tahun. Gurauan yang terdapat dalam novel ini terkesan garing/tidak lucu,misalnya pada saat Dilan mengatakan “Jangan rindu,berat. Kamu nggak akan kuat. Biar aku saja”. Akhir cerita novel ini juga menggantung,terbukti dengan adanya novel Dilan 1991,yang merupakan lanjutan dari novel Dilan 1990. Novel Dilan:dia adalah Dilanku tahun 1990 cocok untuk anak SMA. Karena sesuai temanya, yaitu menceritakan kisah cinta anak SMA. (Pipin Fatikah Septiani)

BUDAYA 7S

Senyum, sapa, salam, salim, sopan, santun, simpatik atau dikenal dengan istilah budaya 7S jarang dimiliki oleh remaja zaman sekarang. Sikap remaja zaman sekarang berbeda dengan sikap remaja zaman dahulu. Remaja zaman sekarang tidak mementingkan kesopanan. Bahkan dengan orang tua sendiri  saja ada yang tidak sopan, apalagi ketika dengan orang lain.

        Remaja zaman sekarang sudah terpengaruh oleh perkembangan zaman. Mereka meniru budaya barat yang acuh tak acuh terhadap orang lain, sehingga budaya 7S sudah jarang dimiliki oleh remaja zaman sekarang bahkan terasa hampir punah. Maka dari  itu, Esperoba menerapkan budaya 7S kepada seluruh siswa. Setiap pagi, akan ada guru piket yang berdiri didepan gerbang Esperoba tercinta untuk menyambut seluruh siswa. Dengan wajah yang segar, senyum yang tulus diberikan oleh bapak ibu guru, sehingga seluruh siswa pun akan membalas dengan senyum yang tulus juga.

        Ketika berpapasan dengan bapak ibu guru di sekolah atau di tempat lain maka siswa siswi Esperoba diharuskan menyapa, salam dan salim kepada bapak ibu guru. Sehingga siswa siswi Esperoba akan terbiasa dengan kegiatan tersebut.

         Simpatik, ketika ada wali murid yang meninggal ataupun sakit, maka siswa siswi Esperoba akan memberi bantuan kepada siswa siswi yang orang tuanya meninggal atau sakit tersebut. Dengan adanya penerapan budaya 7S di Esperoba, maka siswa siswi Esperoba pun akan memiliki sifat senyum, sapa, salam, salim, sopan, santun, dan simpatik. Sekarang, jika siswa siswi Esperoba berpapasan dengan bapak ibu guru baik di sekolah mapaun di tempat lain, tanpa harus di suruh pun secara otomatis akan menyapa, salam, dan salim kepada bapak ibu guru.

          Diharapkan budaya 7S ini terus melekat dalam diri siswa siswi Esperoba. Apalagi ketika telah lulus dari Esperoba budaya 7S ini tidak diterapkan lagi dalam diri. Seharusnya, siswa siswi Esperoba dapat menerapkan budaya 7S ini kepada remaja yang lain. Agar remaja yang lain tidak terpengaruh oleh perkembangan zaman. Tidak meniru budaya barat yang acuh tak acuh terhadap orang lain.

          Budaya 7S juga harus dibawa siswa siswi Esperoba sampai dilingkungan hidupnya sehari-hari, dilingkungan keluarga, dan lingkungan masyarakat. Misanya diingkungan keluarga, ketika kita mau pergi, biasakan pamit terlebih dahulu kepada orang tua yang ada dirumah. Misalnya dilingkungan masyarakat, ketika kita mau lewat di depan orang banyak atau di depan orang tua, kita harus permisi terlebih dahulu, jangan langsung lewat saja.

(Pipin Fatikah Septiani)

Mewujudkan Pribadi Mandiri, Melalui Gelar PERSAMI

Balapulang – Ratusan siswa baru SMP Negeri 2 Balapulang calon anggota penggalang kembali mengikuti perkemahan sabtu minggu atau yang biasa dikenal dengan PERSAMI. Kegiatan ini bertempat di sekolah tercinta SMP Negeri 2 Balapulang karena merupakan bagian dari program OSIS. Kegiatan ini dibuka secara langsung oleh kepala SMP Negeri 2 Balapulang pada tanggal 3-4 Agustus 2019 dengan dibantu oleh DKP (Dewan Kerja Penggalang) dari kelas sembilan. DKP (Dewan Kerja Penggalang) memberikan materi pramuka diantaranya sandi AN, sandi kotak, sandi AZ, dll.

          Kegiatan ini dimulai dengan upacara pembukaan. Setelah itu, para calon anggota penggalang mulai bekerja dengan menyusun pagar dengan bambu yang sudah dibawa oleh para calon anggota penggalang. Kemudian mereka beristirahat sebentar untuk ishoma dan dilanjut dengan kegiatan wide game atau sering dikenal dengan sebutan mencari jejak. Dalam wide game terdapat beberapa pos yang harus dilalui oleh para calon anggota penggalang. Diantaranya pos pertama keagamaan, pos kedua tentang sandi (Semaphore, Kotak, AZ atau AN), pos ketiga menyanyikan lagu (Indonesia Raya dan Hymne Pramuka), pos keempat sejarah pramuka dunia dan pramuka Indonesia, pos kelima ada Trisatya, Dasadharma dan Bumbung Kemanusiaan, pos keenam ada PBB, dan pos terakhir adalah unjuk yel-yel tiap kelompok.

Kegiatan wide game persami Esperoba 2019

          Bukan hanya itu saja, pada malam harinya acara dimeriahkan dengan adanya api unggun dan pentas seni dari masing-masing kelas tujuh (calon anggota penggalang) dan penampilan dari semua ekstrakurikuler yang ada di SMP Negeri 2 Balapulang. Penampilan pentas seni antara lain menari, menyanyi, pembacaan puisi dengan diiringi musik, hadroh, karate, dll. Setelah api unggun dan pentas seni selesai, para calon anggota penggalang istirahat dan tidur karena dini hari akan dilanjutkan dengan kegiatan renungan malam. Renungan malam merupakan acara puncak dari kegiatan Persami ini.

Penyalaan api unggun (foto:alissya)
Pentas seni peserta Persami Esperoba

          Pendidikan formal di sekolah memang penting, akan tetapi pendidikan non formal juga tidak kalah penting untuk membentuk karakter siswa baru. Kegiatan perkemahan ini siswa baru akan mendapatkan pengalaman dan pembelajaran baru didalam hidupnya. Disini mereka akan mendapatkan pelajaran yang tidak mereka dapat pada saat pembelajaran di kelas.

          Keesokan harinya kegiatan Persami dilanjutkan dengan senam bersama sebelum upacara penutupan sekaligus melantik pramuka siaga menjadi pramuka penggalang. Pada perkemahan ini mereka dapat belajar bagaimana hidup secara mandiri, bekerja di dalam tim, menghargai teman dan masih banyak lagi nilai-nilai pendidikan karakter lainnya. (Alissya Aulia Putri)

PLS Ajang Mengasah Karakter

Balapulang – Pengenalan lingkungan sekolah atau yang dikenal dengan PLS yang diadakan setiap tahun ditujukan kepada para siswa baru agar mereka dapat mengenali lebih dalam lingkungan sekolah mereka yang baru. Kegiatan PLS ini dilaksanakan selama tiga hari, yaitu Senin, 15 Juli 2019 hingga Rabu, 17 Juli 2019 yang dibuka langsung oleh kepala sekolah SMP Negeri 2 Balapulang.

          Kegiatan PLS ini diisi oleh bapak dan ibu guru dan didampingi pengurus OSIS. Ibu Hj. Ratminingsih, S.Pd, M.Pd selaku kepala sekolah juga turut serta memberikan materi tentang pendidikan karakter. Beliau memberikan motivasi bagaimana cara menjadi siswa yang baik dan berprestasi di bidang akademik maupun nonakademik serta memberikan materi tentang tata tertib sekolah yang harus dipatuhi oleh semua siswa. Selain kepala sekolah, bapak dan ibu guru juga memberikan materi-materi lainnya.

Ibu Kepala Sekolah dan Pembina OSIS sedang memberikan materi kepada siswa baru (foto:Nazwa)

          Kegiatan berikutnya, para pengurus OSIS mengajak siswa baru untuk mengelilingi sekitar sekolah agar mereka mengetahui ruangan-ruangan apa saja yang ada di SMP Negeri 2 Balapulang ini. Selanjutnya di akhir kegiatan PLS, para siswa baru diajak berkumpul di lapangan belakang untuk diberikan materi PBB (Peraturan Baris Berbaris) dilapangan belakang.  (Najwa Naila Firdiana).

SMP Negeri 2 Balapulang Semakin Diminati

Balapulang – Minat masyarakat kecamatan Balapulang dan sekitarnya untuk masuk dan menimba ilmu pengetahuan di SMP Negeri 2 Balapulang kian meningkat. Khususnya untuk tahun pelajaran 2019/2020 yang pendaftarannya dilaksanakan pada hari Jumat, Sabtu, dan Senin tanggal 14, 15 dan 17 Juni 2019. Jumlah pendaftar tahun ini semakin meningkat di banding dengan tahun-tahun sebelumnya.

Pendaftaran Siswa Baru (foto: Airin)

          Menurut Handi Rosandi, S.Pd selaku panitia Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB), pada tahun 2019/2020 ini SMP Negeri 2 Balapulang memiliki daya tampung sekitar 228 siswa yang terbagi dalam sembilan kelas, yang setiap kelasnya berjumlah 32 siswa. Hal ini sudah sesuai dengan surat edaran yang dikeluarkan oleh Dinas Dikpora Kabupaten Tegal.

          Secara keseluruhan selama tiga hari, peserta didik yang mendaftarkan diri pada SMP Negeri 2 Balapulang sebanyak  401  calon siswa baru. Akan tetapi sesuai dengan daya tampung yang dimiliki oleh SMP Negeri 2 Balapulang hanya berjumlah 288 siswa. Sehingga mau tidak mau sebanyak 135 calon siswa baru tidak dapat diterima.

          Berdasarkan jurnal yang dikeluarkan oleh panitia pada hari pertama, Jumat 14 Juni 2019 ada sebanyak 266 calon siswa baru yang mendaftar. Kemudian pada hari kedua, Sabtu 15 Juni 2019 jumlah pendaftar meningkat menjadi 333. Dan pada hari terakhir yaitu Senin, tanggal 17 Juni 2019 jumlah pendaftar keseluruhan menjadi 388. Tepat pada hari Sabtu, tanggal 22 Juni 2019 akhirnya diumumkan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) sesuai dengan daya tampung SMP Negeri 2 Balapulang yaitu sebanyak 288 siswa baru yang diterima dengan nilai tertinggi 261 dan nilai terendah 195.

          Jumlah pendaftar pada tahun pelajaran 2019/2020 ini mengalami peningkatan yang cukup lumayan. Karena pada tahun kemarin yaitu tahun pelajaran 2018/2019 calon pendaftar hanya berjumlah 300. Hal ini tentunya lebih sedikit dibandingkan dengan tahun ini. Nilai tertinggi pada tahun ini adalah 261, sedangkan nilai tertinggi pada tahun kemarin adalah 289. Memang, nilai tertinggi pada tahun ini lebih rendah dari tahun-tahun sebelumnya. Sedangkan untuk nilai terendah pada tahun ini adalah 195, dibanding dengan tahun kemarin nilai terendahnya adalah 15,17. Sehingga menjadi sebuah peningkatan yang lumayan baik pada tahun pelajaran ini.

          Menurut Robiah, salah satu orang tua dari calon siswa baru mengatakan bahwa ia sangat senang karena anaknya yang bernama Alin dapat diterima di SMP Negeri 2 Balapulang. “Saya merasa sangat senang anak saya dapat diterima disekolah ini karena dekat dengan rumah. Selain itu SMP Negeri 2 Balapulang adalah salah satu sekolah Adiwiyata terbaik yang ada di Kabupaten Tegal ini,” ucapnya. Ia juga berharap agar anaknya bisa dididik dengan baik di SMP Negeri 2 Balapulang, agar menjadi anak yang sukses, anak yang cerdas, bisa berguna bagi masyarakat, agama, dan bangsa suatu saat nanti.

          Menurut Alin, salah satu siswa baru yang diterima di SMP Negeri 2 Balapulang dan juga anak dari Ibu Robiah mengatakan bahwa ia senang sekali dapat diterima di sini, karena SMP Negeri 2 Balapulang adalah sekolah impiannya sejak kelas 5 SD. “Dari kelas 5 SD memang saya selalu mengharapkan bisa bersekolah di sini,” ungkapnya sambil tersenyum bahagia.

          “SMP Negeri 2 Balapulang juga sangat hebat sekarang, karena sudah menjadi sekolah Adiwiyata Nasional, sekolah ramah anak, sekolah sahabat keluarga, dan juga sekarang ini sedang dalam proses sekolah model kan? Intinya saya sangat senang dapat sekolah di SMP Negeri 2 Balapulang,”tambahnya. Di sana juga ini memiliki banyak teman yang berasal dari berbagai  desa. (Priska Mauliya Putri, Airin Chulatun Nashichah)

Blog di WordPress.com.

Atas ↑

Rancang situs seperti ini dengan WordPress.com
Mulai