Esperoba

Oleh : Rafa’ Na’ilah Septia

Euforia memenuhi hati

Saat diriku memasuki sekolah berbudi pekerti

Pancarona nampak diwajah siswa-siswi

Efek terlalu bersemangat memulai hari

Ratusan kenangan terjadi di sini

Otak langsung memutar semua memori

Bagaskara ikut tersenyum melihat ini

Aku harap segalanya abadi

Aku Berbeda

Oleh : Rafa’ Na’ilah Septia

Terkadang, semua orang memandang sebelah mata

Sebuah pemikiran baru yang berbeda dari biasanya

Padahal, sebenarnya mereka tak tahu apa-apa

Namun selalu saja ikut mencaci maki

Tak tahukah kalian?

Aku perlu diberi uluran tangan

Untuk menanjak ke puncak kesuksesan

Bukannya didorong ke dasar kehancuran

Sebelum Itu

Oleh : Rafa’ Na’ilah Septia

Dulu…sebelum era globalisasi

Sebelum teknologi masuk di negeri ini

Semua hidup rukun dengan nyaman

Berkumpul bersama, tanpa kerusuhan

Namun sekarang, semua berbeda

Tak ada lagi harsa yang menguar di udara

Di tengah-tengah kehirukpikukan dunia

Hanya segelintir yang masih memiliki eonia

Hati kecilku meringis

Melihat anak jalanan menangis

Namun, semua orang bersikap apatis

Mengacuhkan pemandangan yang miris

Pencari Ilmu

Oleh : Rafa’ Na’ilah Septia

Sebelum bagaskara terbit dari ufuk timur

Para pencari ilmu sudah bangkit dari tidur

Menempuh perjalanan penuh sempena

Dengan senyum lebar penuh harsa

Pahlawan tanpa tanda jasa turut berpartisipasi

Weharima memberi ilmu penuh isi yang berarti

Mudita memenuhi kalbu para pemberi ilmu

Saat adorasinya tak sia-sia termakan waktu

Membumikan Kembali Permainan Tradisional

Permainan tradisional adalah salah satu bagian dari ragam kebudayaan yang tumbuh di Indonesia. Sebelum gempuran perkembangan teknologi muncul, aneka permainan tradisional sempat mewarnai kehidupan anak-anak Indonesia. Kini permainan tradisional nyaris sudah mati tergeser oleh permainan gadget.

            Untuk menghidupkan  kembali permainan tradisional, OSIS SMP Negeri 2 Balapulang mengadakan perlombaan permainan tradisional dalam rangka memperingati HUT RI ke 74. Lomba dilaksanakan hari Senin, 12 Agustus 2019 dihalaman sekolah. Kegiatan lomba diikuti oleh perwakilan masing-masing kelas. Adapun permainan yang dilombakan diantaranya: Jaranan, Semprengan, Hulahup, Egrang, dan Bakiak. Masing-masing permainan tersebut memiliki ciri dan tampilan yang berbeda namun tujuannya tetap sama yaitu untuk memupuk kerjasama tim, melatih keseriusan dalam melakukan sesuatu dan yang tak kalah pentingnya membuat suasana gembira.

            Menurut Kepala SMP Negeri 2 Balapulang, Hj. Ratminingsih, S.Pd, M.Pd, permainan tradisional digelar dengan tujuan agar anak-anak tidak melupakan permainan tradisional. Kemudian para siswa dapat mengubah kebiasaan bermain hp dengan permainan tradisional.

            Permainan jaranan misalnya melatih keseragaman dalam gerakan dan kelincahan gerakan. Berbeda dengan permainan egrang dan bakiak yang melatih keseimbangan gerak juga kecermatan. Sedangkan permainan hulahup melatih konsentrasi dalam gerakan-gerakan yang indah secara terus menerus.

            Permainan tradisional di atas dalam pelaksanaannya bisa dilakukan secara kelompok maupun individu. Dalam kelompok itulah ada pembelajaran kebersamaan dan kekompakkan. Hal itu tentunya tidak ada dalam permainan modern. Permainan tradisional tersebut kebanyakan dibuat dari bahan-bahan yang berasal dari alam atau bahan-bahan yang sangat mudah didapatkan. Misalkan egrang dibuat dari bambu, lari tongkat yang hanya menggunakan kayu pada saat permainannya, dan Jaranan dibuat dari pelepah pisang. (Priska Mauliya Putri)

Menuju Jambore Daerah 2019 bersama si Cantik

     Wakil ketua OSIS periode 2018/2019 yang sangat cantik ini akan melaju menuju Jambore Daerah 2019  pada 26 -30 Agustus 2019.  Naela biasa orang  menyapa atau memanggilnya.Selain  parasnya yang cantik,baik, dia selalu menempati peringkat sepuluh besar paralel di kelasnya.

  Si cantik Naela Kartika Putri lahir dari keluarga yang sederhana, bapaknya bernama M.Drajat bekerja sebagai pedagang dan ibunya  yang bernama Khoridah hanya sebagai ibu rumah tangga. Dia anak pertama dari dua bersaudara. Naela memiliki satu adik yang bernama Galih.Naela bersama keluarganya tinggal di Cawitali-Bumijawa,lulusan dari SD N Cawitali 03, dan Naela juga mengawali pendidikanya di TK Handayani Cawitali Bumijawa.

Pemilik bintang Aries ini bersama tiga temannya, mengikuti seleksi Jambore Daerah sebagai perwakilan dari SMP N 2 Balapulang. Mereka melalui tes pada tanggal 24 Juni 2019, tetapi setelah melalui tes, hanya Naelalah yang lolos ke jambore tingkat daerah (Jamda)  tersebut. Pada tes itu mereka diuji pemgetahuannya tentang pramuka.

‘’Saya dan teman saya diberi 50 soal tertulis dan ada kurang lebihnya 15 soal wawancara untuk mengetes pengetahuan kami,’’ ujar Naela.

‘’Dan Alhamdulillah saya dapat menjawab semua pertanyaan dengan benar,’’tambahnya.

Naela, pihak sekolah , dan keluarganya merasa sangat bangga karena Naela adalah salah satu dari tiga puluh dua siswa yang lolos ke Jamboree Daerah tersebut. Ia mengungkapkan bahwa 32 siswa tersebut terdiri dari 16 siswa putra dan 16 siswi putri.

Ibu Naela megungkapkan bahwa ini pertama  kalinnya  Naela berhasil mengikuti jambore hingga tingkat daerah.

“Ini pertama kalinya Naela mengikuti jambore seperti ini, makanya saya menyuruh Naela untuk menjaga kesehatanya, saya juga memberikan makanan yang bergizi untuk Naela,’’ kata ibu Naela dengan lemah lembutnya.

Wawancara dengan Ibu Naela (foto:Rina)

‘’Saya juga berharap Naela biasa melaju hingga jamboree nasional nantinya,’’ tegasnya.

Untuk menghadapi jamboree  ini Naela pun telah mempersiapkan diri. Dia semakin tekun mempelajari materi –materi pramuka yang pernah dipelajarinya. Remaja yang suka makan nasi goreng ini pun menjelaskan bahwa dia mulai latihan bersama dengan peserta jambore lainnya di sanggar pramuka Slwai. Menurutnya, latihan akan berlangsung selama sepuluh hari yaitu setiap hari Sabtu dan Minggu, pada saat liburan sekolah dan hari Jumat setelah pulang sekolah.

Setiap berangkat latihan Naela kadang diantarkan oleh saudaranya, kadang , juga harus menggunakan kendaraan umum, dan pada saat pulang Naela tidak pernah dijemput, Naela selalu menggunakan kendaraan umum. Itu adalah salah satu perjuangan Naela untuk jambore tahun ini.

Untuk persiapan lainnya, Naela hanya menjaga kesehatannya dan selalu berdoa kepada Allah  seperti apa yang diperintahkan oleh ibunya, katanya agar Naela selalu diberikan kemudahan saat jambore nanti.

Selain itu Naela bersama dengan 31 peserta yang lainnya melakukan persami di Sanggar Pramuka Slawi pada tanggal 3dan 4 Agustus sebagai gladi bersih setelah pulang sekolah. Kemudian, packing (beres-beres) pada tanggal 22-24 Agustus dan acara puncaknya atau tanggal berangakat jamborenya pada tanggal 26 sampai 31 Agustus yang akan di laksanakan di Blora.

Naela bercita-cita menjadi seorang dosen saat kami tanyakan tentang cita-citanya.

“Saya ingin menjadi seorang dosen yang berhasil suatu hari nanti,”ungkapnya sambil tersenyum.

Karena menurutnya menjadi seorang dosen itu keren dan suatu kebanggaan bagi dirinya dan keluarganya.

Dia juga sangat menyukai nasi goreng dan dia sangat suka menari saat kami tanyakan tentang makanan favoritnya dan hobinya.

“Makanan favorit saya adalah nasi goreng,karena menurut saya nasi goreng sangat khas dengan Indonesia apalagi nasi goreng buatan ibu saya,dan juga banyak sekali orang asing yang suka dengan nasi goreng,”ujarnya.

“Saya juga memiliki hobi menari, karena menari membuat saya menjadi senang,” tambahnya.

Siswi kelahiran 1 April 2005 ini juga mengungapkan bahwa dia memfavoritkan pelajaran matematika ,padahal teman-temannya kebanyakan malah kurang menyukai matematika.

Teman-teman, kami juga mewancarai salah satu teman terdekat Naela untuk mengetahui sedikit sifat Naela sehari-harinya yakni Afika. Afika mengungkapkan bahwa Naela adalah salah satu sahabat yang terbaik dalam hidupnya.

“Saya bersyukur bias berteman dengan Naela, Naela adalah sosok  yang humble, humoris, dan kadang-kadang Naela bias menjadi seseorang yang sangat galak saat ia sedang marah, dia juga sangat suka berselfy seperti saya,” ungkapnya sambil tertawa.

Afika juga mengungkapkan bahwa dia sangat berharap Naela bisa meraih yang terbaik disana, saat kami tanyakan harapannya untuk Naela di jambore kali ini.

Teman-teman pembaca aksi esperoba , sebelum kami menutup wawancara kami dengan Naela, kami menyempatkan untuk bertanya kepada Naela tentang pesannya untuk teman-teman dan adik kelasnya.

“Semoga adik kelas dapat mengikuti jejak saya dalam bidang pramuka dan kalau bias lebih baik dari saya, dan juga saya berharap semoga teman-teman dapat menaati peraturan sekolah, menghormati guru, dan mengukir prestasi di bidang lainnya. Intinya kita semua hanya ingin apapun  yang  terbaik untuk Esperoba .”(PriskaMauliyaPutri).

Belajar Menggunakan Internet Sehat Bersama Mahasiswa KKN Unsoed

Balapulang –  Senin, 20 Juli 2019 SMP Negeri Balapulang seperti biasanya melakukan upacara. Akan tetapi pada hari itu ada yang berbeda, kami kedatangan tamu dari kakak-kakak KKN Universitas Jenderal Soedirman Purwokerto atau yang dikenal dengan Unsoed. Kemudian mereka mengumpulkan para ketua kelas dan wakilnya mulai dari kelas tujuh hingga kelas sembilan, kemudian kami semua dibawa ke ruang keterampilan untuk mendengarkan penyuluhan tentang penggunaan internet sehat.

KKN UNSOED beserta ketua kelas dan wakil ketua kelas sedang mendengarkan penyuluhan tentang penggunaan internet sehat ( foto:Rina)

          Internet merupakan singkatan dari International Networking yang merupakan jaringan yang bersifat global. Saat ini orang-orang menggunakan internet untuk berbagai macam keperluan untuk beraktivitas sehari-hari. Internet merupakan suatu teknologi yang dapat mendukung setiap orang untuk mencapai tujuannya baik secara positif maupun negatif.

          Hal-hal yang dapat digunakan untuk bermain internet secara sehat tanpa kehilangan sisi positif internet diantaranya; 1) Jangan mudah berbagi data pribadi kepada pihak yang baru dikenal, 2) Jangan biarkan anak-anak dapat mengakses internet diluar pantauan orang dewasa, dan batasi waktu, 3) Perlu adanya pendampingan orangtua bagi anak dalam mengakses jejaring sosial dengan memberitahu situs yang baik dan tidak baik. Sedangkan dampak negatif dari internet yaitu kecanduan internet, malas, boros, bullying dan lain-lainnya.

          Selain penggunaan internet secara sehat, ditengah materi diberikan pengetahuan mengenai pemilahan sampah. Sampah organik, sampah non organik dan memilah sampah menjadi bahan yang memiliki nilai jual.

          Penjelasan di atas mengajak kita semua untuk dapat menggunakan internet secara sehat dan tetap melakukan hal-hal positif saat melakukan akses ke jaringan tersebut, karena hal itu merupakan perilaku yang baik. (Rina Maya Ningsih)

Penyembelihan Hewan Qurban di SMP Negeri 2 Balapulang

Balapulang – Hari Raya Idul Adha identik dengan penyembelihan hewan qurban. Hal itu juga dilaksanakan di SMP Negeri 2 Balapulang. Penyembelihan hewan qurban diawali dengan upacara penyerahan hewan qurban dari komite sekolah kepada kepala sekolah. Melalui takbir dan ucapan basmalah penyembelihan hewan qurban siap dilaksanakan.

Ibu Kepala Sekolah Esperoba dan Komite (foto:Pipin)

            Hewan yang akan dikurbankan adalah seekor sapi. Sapi dibeli dari uang infak siswa SMP Negeri 2 Balapulang. Penyembelihan hewan qurban diikuti oleh seluruh bapak dan ibu guru serta siswa. Hewan kurban disembelih dengan diiringi gema takbir oleh siswa SMP Negeri 2 Balapulang pada Senin, 12 Agustus 2019.

      Siswa mengikuti penyembelihan hewan qurban dengan khidmat. Walaupun ada sedikit kendala, tetapi penyembelihan hewan qurban  tetap berjalan. Hewan qurban yang sudah disembelih akan dibersihkan dan dipilih dagingnya oleh anggota OSIS. Daging kurban ini akan diberikan kepada siswa yang layak mendapatkan dan dibagikan kepada warga sekitar. (Pipin Fatikah Septiani)

Pandan Wangi Bisa Menghilangkan Komedo

Penampilan merupakan hal yang sangat diutamakan bagi setiap individu,khususnya penampilan wajah. Memiliki wajah yang mulus dan bersih,merupakan dambaan bagi setiap pria maupun wanita. Wajah yang bersih cantik tanpa noda wajah seperti jerawat,komedo dan flek hitam akan menambah daya tarik tersendiri. Penampilan yang menarik tentunya dapat meningkatkan percaya diri bagi individu khususnya kaum hawa. Akan tetapi munculnya jerawat,komedo dan flek hitam pada wajah akan mengganggu kenyamanan wanita dalam berpenampilan. Lalu bagaimana cara mengatasinya? Kebanyakan mereka menggunakan bahan kosmetik yang berbahaya. Apakah dengan menggunakan bahan kosmetik tersebut komedo dan flek hitam dapat hilang? Apa tidak ada efek sampingnya?

          Pada tulisan ini kami ingin berbagi ilmu dan pengalaman kami kepada pembaca aksi esperoba tentang hasil penelitian kami pada Lomba Penelitian Siswa Nasional tingkat Kabupaten Tegal. Semoga hasil penelitian memberi manfaat bagi pembaca. Penelitan ini kami beri judul “Ekstrak Pandan Wangi Sebagai Penghilang Komedo dan Flek Hitam”.

          Berbagai cara telah dilakukan untuk menghilangkan komedo dan flek hitam pada wajah. Salah satu cara yang dilakukan adalah menggunakan kosmetik atau krim penghilang komedo dan flek hitam buatan pabrik yang mengandung bahan-bahan kimia yang membahayakan bagi kesehatan kulit wajah. Penggunaan kosmetik atau pembersih wajah sebenarnya bukan alternatif yang baik karena bahan kimia yang dioleskan pada wajah akan tertimbun dikulit sehingga akan menyebabkan iritasi. Padahal kita bisa memanfaatkan tanaman sekitar yang dapa menghilangkan komedi dan flek hitam pada wajah. Diantaranya adalah pandan wangi,jeruk nipis dan madu. Salah sau upaya peneliti adalah meminimalkan pemakaian kosmetik atau pembersih buatan pabrik yaitu dengan menciptakan pembersih wajah alami dari ekstrak daun pandan wangi (Pandanus amaryllifolius Roxb),jeruk nipis dan madu untuk merawat kulit wajah tanpa efek samping dari bahan-bahan kimia.

          Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui proses pembuatan ekstrak pandan wangi sebagai penghilang komedo dan flek hitam pada wajah,mengetahui pengaruh penggunaan ekstrak pandan wangi sebagai penghilang komedo dan flek hitam pada wajah. Penelitian ini dilakukan di SMP N 2 Balapulang Kanupaten Tegal,Jawa Tengah selama satu bulan,terhitung dari 15 Februari sampai 15 Maret 2019. Metode penelitian ini menggunakan jenis penelitian Deskriptif Kuantitatif dengan metode eksperimen. Teknik pengumpulan data yang digumakan dalam proses penelitian siswa nasional ini adalah melalui studi literatur (literatur reseach).

          Pandan wangi merupakan jeis tumbuhan yang dapat tumbuh di daerah tropis dan banyak ditanam di kebun atau di halaman. Pandan wangi kadang tumbuh liar di tepi sungai,tepi rawa-rawa dan tempat-tempat yang agak lembab. Pandan wangi juga dapat tumbuh di tempat subur dari daerah pantai sampai daerah pada ketinggian 500 meter diatas permukaan laut. Jadi mudah bagi masyarakat untuk menemukan pandan wangi. Pemanfaatan pandan wangi selama ini terbatas pada pebuatan makanan,seperti sebagai pewarna dan pemberi aroma pada makanan saja. Padahal pandan wangi memiliki aroma yang khas.

          Adapun kandungan nutrisi dalam tanaman pandan wangi antara lain adalah saponin,alkaloid,tanin,polifenol,plavanoid,dan zat warna. Kemampuan sari pandan wangi dalam menghambat pertumbuhan kuman atau bakteri karena dalam tanaman pandan wangi terdapat senyawa aktif yaitu,saponin,alkaloid,serta flavonoid yang merupakan unsur anti kuman yang merupakan unsur terbesar dari fenol. Fenol dan persenyawaannya dari fenolik merupakan anti kuman yang kuat pada konsentrasi yang biasa digunakan (larutan air 1-2%),fenol dan derivatnya dapat menimbulkan denaturasi protein,dan fungsi alkoloid itu sendiri dapat mengurangi infeksi mikroorganisme,saponin diketahui memiliki sifat antimikroba,sedangkan flavonoid mampu merusak membran mikroba.

          Proses pembuatan ekstrak pandan wangi ini,ada dua macam cara untuk membuatnya yaitu ekstrak cair dan ekstrak kering. Untuk membat ekstrak cair alat dan bahan yang diperlukan antara lain blender,gunting dan pisau,gelas ukur 100 ml,gelas ukur 200 ml,corong,mangkok,saringan,botol,15 lembar daun pandan wangi,5 buah jeruk nipis,25 ml madu,150 ml air steril. Alat dan bahan yang digunakan untuk membuat ekstrak kering antara lain pisau,gunting,blender,saringan,ayak,alat pemeras jeruk,gelas ukur,wadah/botol plastik,pengaduk,botol,mangkok,25 lembar daun pandan wangi,5 buah jeruk nipis,25 ml madu,100 ml air steril.

          Cara membuat ekstrak pandan wangi cair adalahsiapkan 15 lembardaun pandan wangi lalu dibersihkan dengan air mengalir kemudian dipotong-potong,dimasukkan ke dalam blender dan ditambah air steril 150 ml,lalu diblender. Setelah diblender kemudian disaring untuk mendapatkan ekstrak pandan wangi kedalam wadah.  Selanjutnya siapkan 5 buah jeruk nipis kemudian diperas. Kemudian perasan jeruk nipis disaring sehingga menghasilkan 25 ml air perasan jeruk nipis yang bersih. Setelah itu,masukan air perasan jeruk nipis dan 25 ml madu ke dalam wadah yang berisi ekstrak daun pandan wangi lalu diaduk hingga merata. Kemudian ekstrak daun pandan wangi yang sudah jadi dimasukan kedalam botol dan ditutup secepatnya,ekstrak daun pandan wangi ini digunakan 2 hari sekali selama 2 minggu.

          Proses pembuatan ekstrak pandan wangi kering antara lain siapkan 25 lembar daun pandan wangi lalu dibersihkan dengan air mengalir kemudian dipotong-potong. Daun pandan yang sudah dipotong-potomg kemudian dikeringkan/dijemur. Kemudian daun pandan yang sudah kering di blender sampai halus,selanjutnya disaring atau diayak untuk mendapatkan sari/serbuk. Setelah itu,siapkan 5 buah jeruk nipis kemudian diperas. Kemudian perasan jeruk nipis disaring sehingga menghasilkan 25 ml air perasan jeruk nipis yang bersih. Selanjutnya masukan air perasan jeruk nipis kedalam wadah yang berisi sari/serbuk daun pandan wangi lalu tambahkan 25 ml madu dan 100 ml air steril kemudian diaduk hingga rata. Kemudian ekstrak pandan wangi yang sudah jadi dimasukan kedalam botol dan dan ditutup secepatnya,ekstrak daun pandan wangi ini digunakan 2 hari sekali selama 2 minggu.

          Berdasarkan hasil pengamatan penelitian,ekstrak pandan wangi bermanfaat unruk menghilangkan komedo dan flek hitam. Akan tetapi,yang harus diperhatikan supaya hasilnya maksimal adalah memakai masker dari pandan wangi harus teratur dan rutin setiap 2 hari sekali selama 2 minggu.

Bagaimana sekarang,mau mencoba masker yang natural ini. Dijamin sehat dan murah.

(Pipin Fatikah Septiani,Priska Mauliya Putri)

BINTARO AMPUH MENGUSIR TIKUS

Beberapa dari kita menganggap bintaro adalah nama salah daerah di kawasan Jakarta Selatan, maka sebenarnya nama bintaro sendiri berasal dari nama buah. Bintaro dengan nama latin Cerbera manghas adalah tumbuhan paya berupa pohon dengan ketinggian dapat mencapai 12m. Buah yang satu ini memang banyak tumbuh di daerah Bintaro, maka dari itu tak heran jika daerah tersebut disebut Bintaro. Berbeda dengan buah yang bisa dikonsumsi manusia, buah bintaro justru beracun jika dikonsumsi. Maka dari itu, buah yang satu ini banyak  dimanfaatkan oleh beberapa orang untuk mengusir tikus.

        Di SMP Negeri 2 Balapulang terdapat juga pohon/buah bintaro. Walaupun  demikian, warga SMP Negeri 2 Balapulang belum banyak yang mengetahui ampuhnya buah bintaro ini untuk mengusir tikus. Berikut 3 langkah mudah yang dapat dilakukan untuk mengusir tikus dengan buah bintaro ini.

Buah bintaro di Esperoba (foto:Agus)
  • Memilih buah bintaro muda
Diambil dari ( http://www.satuharapan.com/read-detail/read/bintaro-dari-penghalau-tikus-hingga-bahan-bakar )

Hal pertama yang perlu kamu lakukan adalah memilih buah bintaro yang masih muda dan belum layu. Lebih bagus lagi kamu menggunakan buah bintaro yang baru saja dipetik dari pohon, sehingga masih ada getahnya. Ciri buah bintaro yang masih muda adalah aromanya sangat menyengat. Bau racun yang dikeluarkan oleh bintaro yang masih muda tersebut akan sangat mengganggu indera penciuman tikus, sehingga tikus tak berani mendekat.

  • Letakkan buah bintaro di area rumah yang sering dihampiri tikus

Untuk mengusir tikus, kamu cukup meletakkan beberapa buah bintaro di tempat yang biasa dilewati tikus, seperti sudut-sudut ruangan, dapur, garasi. Bau menyengat dari buah bintaro akan membuat tikus tak mau mendekati atau melewati tempat yang sudah diletakkan buah bintaro.

  • Membakar buah bintaro

Langkah terakhir yang dapat kamu lakukan adalah membakar buah bintaro sebelum meletakannya di beberapa sudut rumah. Membakar buah bintaro dan mengasapi sarang tikus akan membuat binatang pengerat yang menyebalkan ini kabur. Caranya mudah, yaitu dengan membelah buah bintaro menjadi empat bagian kemudian keringkan di bawah sinar matahari. Setelah kering bakar buah bintaro itu dan kemudian asapi sarang tikus itu. Namun, asap beracun dari buah bintaro tersebut sangat berbahaya jika dihirup oleh manusia. Untuk itu kita gunakan masker atau pelindung supaya kita tidak menghirup asap tersebut.

          Nah, itulah 3 langkah mudah yang dapat kamu lakukan untuk mengusir tikus rumah dengan buah bintaro. Selamat mencoba! (Agus Susilo)

Blog di WordPress.com.

Atas ↑

Rancang situs seperti ini dengan WordPress.com
Mulai